Laporan perjalanan layanan Ambulance Gratis Layanan Umat AMANAT bulan oktober 2024

Laporan perjalanan layanan Ambulance Gratis Layanan Umat AMANAT bulan oktober 2024
Bagikan berita ini

Laporan Perjalanan Amanan di Bulan Oktober 2024 – Alhamdulillah dengan rahmat Allah SWT, AMANAT hingga saat ini terus hadir melayani umat dalam berbagai kebutuhan mendesak.

Amanat yang berkomitmen menjadi Armada Ambulance tersibuk di kecamatan Tawangsari sepanjang bulan Oktober 2024 ini telah melaksanakan 41 layanan, yang terdiri dari:

  1. Layanan Pengantaran Pasien: 39 perjalanan, memastikan pasien yang membutuhkan transportasi medis mendapatkan bantuan yang cepat dan aman.
  2. Layanan Jemput Jenazah & Pemakaman: 2 perjalanan untuk membantu keluarga dalam proses penghantaran jenazah hingga pemakaman.
  3. Penerima Manfaat: Sebanyak 33 orang telah merasakan langsung manfaat dari layanan kami.

Dari waktu kewaktu, AMANAT selalu menunjukkan konsistensi dalam melayani masyarakat. Laporan Perjalanan Amanat di Bulan Oktober 2024 ini menunjukkan komitmen kami yang tidak pernah goyah dalam membantu mereka yang membutuhkan bantuan.

Laporan Perjalanan Amanat di Bulan Oktober 2024

Laporan Perjalanan Amanan di Bulan Oktober 2024

Setiap waktu, layanan ambulans AMANAT tak henti-hentinya mengantar pasien menuju perawatan, menjemput harapan atas kesembuhan di antara hiruk-pikuk kehidupan yang terus berputar tak peduli pagi siang sore maupun malam. Berikut ini adalah kegiatan pengantara pasien Amanat selama Oktober 2024.

Baca perjalanan sebelumnya Laporan Kinerja Amanat September 2024

Rabu, 3 Oktober 2024
Pagi hari, pukul 07.00, tim AMANAT mengantar Bapak Mujiman (62 tahun), yang mengalami stroke, dari Keteng, Tawangsari ke RS PKU Surakarta.

Setelahnya, pukul 08.00, Budiyono (43 tahun) dengan TBC Paru-paru diantar dari Prayan, Nguter ke RS Moewardi, Solo, menggunakan alat bantu oksigen.

Sabtu, 5 Oktober 2024
Dua penjemputan penting terjadi hari ini. Soeyatno PS (77 tahun), penyintas stroke, diantar dari Karangasem ke RS Soekarno Sukoharjo pukul 07.00. Kemudian, Juminem (53 tahun), dengan kondisi tulang belakang, kami jemput dari Kedung Jambal menuju RS Nirmalasuri, tepat pukul 08.00.

Senin, 7 Oktober 2024
Daryono Hadi Kiswanto (79 tahun), penderita stroke, diantar dari Balerejo, Banmati ke RS Dr. Oen Surakarta pukul 07.00.

Selasa, 8 Oktober 2024
Selasa pagi, Devi Juniati (24 tahun), ibu hamil berisiko tinggi dengan lupus, diantar dari Ponowaren ke RSUD Dr. Moewardi pukul 06.15. Kemudian, Parsi (73 tahun), yang mengalami pendarahan otak, kami bawa dari Ngasinan ke RSUP Soeradji Tirtonegoro pukul 08.00, disusul oleh Wandiyem (80 tahun), pasien jantung yang membutuhkan oksigen, pukul 16.00.

Perjalanan AMANAT sepanjang bulan Oktober 2024

Rabu, 9 Oktober 2024
Suyami (60 tahun), penderita stroke, kami antar dari Gandekan ke RS Indriati Solo Baru pada pukul 07.00.

Jumat, 11 Oktober 2024
Pagi yang cerah tak membuat tim AMANAT berhenti bekerja. Pada pukul 06.30, Suyami kembali diantar, kali ini ke RS Ortopedi Surakarta, untuk perawatan lanjutan.

Senin, 14 Oktober 2024
Kami turut mengantar almarhum Bapak Ustad H. Suyamto dari rumah duka di Majasto menuju peristirahatan terakhir di TPU Desa Pojok pada pukul 16.00.

Selasa, 15 Oktober 2024
Mbah Wiro, yang baru pulih dari operasi tulang pinggul, kami jemput dari Jetis, Ponowaren pukul 19.30 untuk kembali ke rumah dengan aman.

Rabu, 16 Oktober 2024
Kembali mengantar Bapak Mujiman, AMANAT memastikan perjalanan dari Keteng ke RS PKU Surakarta pukul 07.00 berjalan lancar, dalam pelayanan pulang-pergi.

Sabtu, 19 Oktober 2024
Tim melakukan penanganan darurat pada kecelakaan lalu lintas di Simbok Baki, mengevakuasi tiga korban ke RS Dr. Oen Surakarta pukul 13.30.

Minggu, 20 Oktober 2024
Kami memenuhi panggilan layanan untuk pengantaran pemakaman Bapak H. Suwardi (63 tahun) dengan mengantarnya dari rumah duka di Ponowaren ke Sasono Loyo Sregan pada pukul 13.00, dalam prosesi pemakaman yang penuh keheningan.

Senin, 21 Oktober 2024
Daryono Hadi Kiswanto kembali kami antar ke RS Dr. Oen, menunjukkan dedikasi kami dalam perjalanan bolak-balik untuk pasien stroke ini, pukul 07.30.

Selasa, 22 Oktober 2024
Selasa pagi menjadi hari yang cukup mengejutkan ketika terjadi kecelakaan di perempatan Ndingin. Tim Amanat dengan cekatan melakukan pengkondisian korban kecelakaan dan mengevakuasi ke IGD RS Nirmala Suri pada pukul 07.49.

Kamis, 24 Oktober 2024
Hari sibuk dengan tiga penjemputan: Tarni (75 tahun), pasca operasi kaki, diantar pukul 07.30 dari Jetis ke RSUD Ir. Soekarno. Sri Haryuni (63 tahun), pasien jantung, dibawa dari Pojok Tawangsari ke RS Moewardi Solo pukul 09.30. Suwardi (66 tahun), dengan masalah tulang belakang, kami bawa ke RS Ortopedi Surakarta pukul 11.30.

Kamis, 26 Oktober 2024
Rakidi (58 tahun), dengan gagal ginjal, membutuhkan transfusi darah mendesak. Pukul 07.30, kami mengantarnya dari Mojolung, Bulu ke IGD RSUD Sukoharjo.

Senin, 28 Oktober 2024
Nur Hidayati (46 tahun), pasien ginjal, diantar dari Dalangan ke Klaten pukul 08.30. Perjalanan panjang menuju perawatan ini kami tempuh dengan sepenuh hati.

Selasa, 29 Oktober 2024
Devi Juniati kembali membutuhkan bantuan, kami antar ke RS Dr. Moewardi pukul 06.30. Sore harinya, Rakidi kami jemput lagi, kali ini dari RSUD Sukoharjo kembali ke Mojolung, pukul 14.30.

Rabu, 30 Oktober 2024
Sulastri (52 tahun), dengan kondisi patah kaki, kami jemput pagi-pagi pukul 06.30 dari Bulakan, Sukoharjo ke RS Ortopedi Kartasura. Setiap perjalanan adalah bukti dari pelayanan yang tak kenal lelah.

Kamis, 31 Oktober 2024
Penutup bulan yang emosional, kami antar Dewandaru Al Fath, bayi 1,5 bulan yang menderita anemia, dari Lawu Nguter ke RS Moewardi pukul 07.00. Kami melaju, membawa harapan dan secuil senyuman untuk keluarga sikecil ini.

Oktober 2024 adalah bulan yang penuh cerita bagi tim AMANAT, membawa pasien menuju kesembuhan atau memberikan penghormatan terakhir bagi mereka yang telah pergi adalah sebuah panggilan yang takpernah dapat kami kesampingkan.

Jangan Biarkan AMANAT Terhenti

Setiap perjalanan adalah pengingat bahwa hidup tidak pernah bisa diprediksi, tetapi kita selalu bisa saling menopang. Ambulans AMANAT adalah jembatan yang menghubungkan harapan dengan kenyataan, menyatukan kepercayaan donatur dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Donasi rawat amanat
Donasi rawat amanat

Namun kini, AMANAT menghadapi ujian yang tak bisa kami atasi sendirian. Ambulans kami, yang menjadi saksi ribuan cerita dan perjalanan penuh haru, membutuhkan perawatan mendesak. Biayanya tidak kecil kurang lebih membutuhkan Rp 10 juta.

Berikut detail keperluan perawatan tersebut:

  • Ganti Ban Aus: Keselamatan adalah segalanya. Ban yang menipis mengancam nyawa, dan kami tak bisa membiarkan itu terjadi. Alokasi dana: Rp 2,5 juta.
  • Reparasi Plafon Bocor: Di tengah guyuran hujan atau panas terik, kenyamanan pasien adalah prioritas. Plafon bocor bukan hanya gangguan kecil—itu ancaman bagi ketenangan mereka. Alokasi dana: Rp 2,5 juta.
  • Servis Pintu & Kaki-kaki: Setiap buka-tutup pintu adalah akses menuju keselamatan, setiap pergerakan harus aman. Alokasi dana: Rp 2 juta.
  • Update Stiker Full Branding Ambulance: Ambulans ini bukan hanya alat transportasi. Ini simbol kepercayaan, yang harus tampak jelas dan membanggakan. Alokasi dana: Rp 3 juta.

Dari kebutuhan itu, baru Rp 6.200.000 yang terkumpul saat ini. Masih ada tantangan yang harus kami lewati bersama.

Dengan ini kami memanggil Anda yang hatinya tergerak oleh kepedulian untuk membantu kami menjaga amanah ini. Setiap rupiah yang Anda donasikan adalah jembatan menuju kehidupan yang lebih baik, sebuah perbuatan kecil yang menggetarkan dunia seseorang di ujung sana.

Untuk berdonasi, Anda dapat menghubungi kami melalui link berikut. Terima kasih telah berbagi kepedulian dan turut serta dalam misi kemanusiaan ini!

Setiap donasi adalah nyawa yang diselamatkan, setiap kepedulian adalah janji yang terpenuhi. Mari bersama, teruskan langkah ini.

Terima kasih, atas setiap dukungan, doa, dan kepercayaan yang Anda berikan. Kita terus bergerak, karena setiap kehidupan yang tersentuh oleh AMANAT adalah sebuah kemenangan bersama. Bersama GESIT : Bantu Sesama Berkah Bersama!

Bagikan berita ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*